Langsung ke konten utama

CUAN 8 MILYAR/TAHUN DARI LIMBAH SABUT KELAPA

Kisah pengrajin serabut kelapa di Pangandaran yang raup omzet hingga Rp 8 M

produk unggulannya tersebut ia pasarkan hingga ke luar negeri. Produk bantalan jok mobil, belt lading, peredam, pengganti kom, hingga pembuatan matras, tali, kasur, sofa dikirim hingga ke Tiongkok dan Jepang.

Bisnis yang Yohan jalani berawal saat melihat banyaknya limbah dari kelapa di sekitar desanya tersebut. Bahkan disebutkan bahwa limbah itu termasuk kategori limbah yang dianggap meresahkan lingkungan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pangandaran.

Sejak saat itu, mulai 2016 bersama Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Yohan berusaha mengambil peluang untuk mengolahnya limbah tersebut. Ia olah Cocofeat dan Cocofiber menjadi produk yang memiliki nilai jual cukup tinggi.

"Cocofeat ini awalnya pada 2015 lalu dinyatakan limbah yang meresahkan lingkungan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pangandaran, ada dua produksi olahan, kulitnya atau tapasnya kita urai menjadi serat untuk ekspor ke China, serta cocofeat untuk media tanam"

pasar ekspornya sudah mulai meluas hingga ke negara-negara lain seperti Korea Selatan, Belgia, Jerman, ada juga dari Israel untuk media tanam.

Yohan mengungkapkan, dalam menjalankan usahanya ini ia bisa meraup omzet hingga Rp8 milyar per tahun. Ia dapat memenuhi pesanan sekitar lima sampai delapan kontainer dalam satu bulan, atau jika dihitung bisa mencapai 65 armada per tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUAN TRILYUNAN KELAPA VIETNAM BIKIN INDONESIA TERSUNGKUR ~KOK BISA ??

Ekspor kelapa Vietnam mencatat rekor baru dengan menembus US$1 miliar untuk pertama kalinya pada 2024. Keberhasilan ini didorong oleh protokol perdagangan baru dengan China serta ekspansi pasar yang dilakukan oleh para eksportir. Data dari Bea Cukai Vietnam menunjukkan bahwa total ekspor produk kelapa meningkat 20% menjadi hampir US$1,1 miliar atau sekitar Rp Rp 18 triliun (US$1= Rp 16.325). Ekspor kelapa segar melonjak signifikan hingga 61% menjadi US$390 juta. Vietnam saat ini memiliki lahan perkebunan kelapa seluas 200.000 hektare dengan produksi mencapai 2 juta ton per tahun, di mana sepertiga di antaranya telah memenuhi standar organik AS dan Eropa. Tercatat lebih dari 600 perusahaan terlibat dalam produksi dan pengolahan kelapa di Vietnam. Secara global, Vietnam kini menempati peringkat kelima sebagai eksportir kelapa terbesar. China menjadi pasar utama dengan menyerap 25% ekspor kelapa Vietnam, didorong oleh perjanjian protokol perdagangan kelapa segar yang ditandatangani ...

KOLANG KALING INDONESIA DI BURU DUNIA

Pada Maret 2024, harga kolang-kaling lokal naik karena tingginya ekspor kolang-kaling ke luar negeri. Hal ini menyebabkan stok kolang-kaling di pasaran menipis. Pada Oktober 2024, Indonesia berhasil mengekspor 20 ton kolang-kaling ke Vietnam. saat ini kolang kaling telah menjadi komoditas ekspor di Asia, Eropa, Belanda, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Hongkong, Arab Saudi, dan Philipina.

KRISIS TENAGA KERJA ~ SELANDIA BARU BUTUH BANYAK PMI

Selandia Baru menghadapi krisis tenaga kerja akibat melambatnya perekonomian, menurunnya populasi usia kerja, dan kekurangan tenaga kerja terampil.Sejumlah warga Selandia Baru usia muda dan trampil dilaporkan berbondong-bondong meninggalkan negaranya untuk mencari gaji yg lebih besar. Sementara banyak warganya yang kabur keluar negeri ,mengakibatkan beberapa job kekurangan tenaga kerja seperti untuk di perkebunan,konstruksi,hospitality,care giver dan tenaga medis.