20 Kuliner Ekstrem Indonesia ~jika perutmu lemah jangan
nonton
Bagi sebagian orang, makanan ekstrem di Indonesia mungkin
nampak menjijikkan dan tak terbayangkan rasanya. Makanan ekstrem di Indonesia
ini biasanya berisi serangga, ulat, hingga hewan buas. Makanan ekstrem di
Indonesia ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.
1.Paniki - Minahasa
Paniki merupakan kuliner khas Sulawesi Utara yang berbahan
dasar daging kelalawar. Kalelawar yang biasa dikonsumsi dalam budaya Minahasa
hanya kalelawar pemakan buah. Daging Paniki terlebih dulu dibakar untuk
menghilangkan bulu-bulu yang ada pada tubuhnya. Setelah itu barulah
dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam bumbu rempah yang sudah ditumis
sebelumnya.
2.Ulat sagu - Papua
Ulat sagu terkenal sebagai kuliner khas Papua. Ulat yang
hidup di pohon sagu yang membusuk ini biasa dikonsumsi mentah maupun diolah
menjadi sate, dibakar maupun ditumis. Ulat sagu kaya akan protein, alam oleat,
omega 3, omega 6 dan omega 9.
3.Belalang goreng - Gunung Kidul
Belalang goreng banyak ditemukan di Gunung Kidul,
Yogyakarta. Belalang yang banyak ditemukan di wilayah pegunungan kapur yang
kering dan gersang di Gunung Kidul ini menjadi makanan populer di Yogyakarta.
Belalang goreng memiliki cita rasa gurih dengan bumbu rempah yang khas.
Banyak yang menyamakan rasa belalang goreng ini seperti
udang. Untuk diketahui, tidak semua jenis belalang bisa diolah menjadi belalang
goreng. Belalang yang bercita rasa bagus hanyalah jenis belalang Kayu yang
berwarna coklat.
4.Ulat turi - Purworejo
Jika Papua punya ulat sagu, Purworejo - Jawa Tengah punya
ulat bulu sebagai kuliner ekstrem. Ulat bulu yang biasa disantap ini berasal
dari jenis Family Lymantriidae atau ulat pohon turi. Ulat bulu ini biasa diolah
dengan cara di sate atau digoreng bersama bumbu rempah.
5.Cacing tambelo - Papua
Cacing tambelo merupakan makanan ekstrem yang bisa ditemui
di Papua. Hewan ini memiliki bentuk panjang, berlendir, dan berwarna putih.
Cacing tambelo adalah hewan sejenis moluska yang hidup pada batang pohon bakau
yang sudah lapuk dan membusuk. Masyarakat Papua sering menyantap cacing ini
mentah-mentah.
6.Ampo - Jawa
Jika makanan pada biasanya berbahan dasar tumbuhan atau
hewan, makanan ekstrem di Indonesia ini berbahan dasar tanah liat. Ampo banyak
ditemui sebagai makanan tradisional di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Sekilas bentuk ampo mirip wafer roll rasa coklat. Makanan ini dipercaya bisa
mengobati beberapa penyakit seperti panas dalam dan melancarkan sistem
pencernaan
7.Botok tawon - Jawa Timur
Botok tawon banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur, seperti
Banyuwangi, Tulungagung, dan Caruban. Botok tawon berbagan dasar sarang tawon
yang diolah bersama bumbu sederhana seperti cabai, garam, gula merah, asem, tomat,
dan bawang merah. Botok tawon diyakini bisa meningkatkan gairah stamina
khususnya untuk kaum pria.
8.Saksang - Batak
Saksang merupakan masakan khas Batak dengan bahan dasar
daging babi maupun daging anjing. Daging ini dipotong dan diolah bersama rempah
dan dimasak bersama darah hasil sembelihan hewan tersebut.
9.Saren - Jawa
Saren atau dideh merupakan makanan ekstrem di Indonesia yang
bisa ditemukan di banyak daerah. Saren merupakan makanan yang terbuat dari
darah binatang sembelihan yang dibekukan dengan cara dikukus atau dimasak.
Saren biasanya disajikan sebagai bahan makanan untuk sate, opor maupun oseng.
Bentuk dan warnanya mirip dengan hati sapi.
10.Satai biawak - Jawa Timur
Satai biawak banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur. Rasa
sate biawak tak jauh berbeda dengan daging ayam maupun kambing. Daging biawak
dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit.
11.Satai Torpedo
Torpedo merupakan olahan testis hewan seperti sapi, kambing,
atau kuda. Torpedo biasa diolah sebagai satai, gulai, dan hidangan lainnya.
Konsumsi torpedo diyakini bisa menaikkan gairah seksual.
Komentar
Posting Komentar